![]() |
| Iustrasi. +YouTube |
Dalam praktik pemakaiannya, cukup banyak orang menggunakan
bentuk –nya yang dipadukan dengan
kata dasar tertentu, seperti Siapakah
namanya?, atau Atas perhatiannya kami
ucapkan terima kasih. Lantas, benarkah penggunaannya tersebut?
Fungsi akhiran –nya
ada beberapa macam, antara lain, pengganti orang ketiga tunggal, pembendaan,
dan penegas. Jika kita akan menanyakan nama orang yang disapa, kita berhadapan
dengan orang kedua, seperti Adik, mu,
kamu, Saudara, Bapak, dan Anda.
Karena itu, penggunaan akhiran –nya
pada siapa namanya sangat tidak cocok.
Pertanyaan Siapa
namanya digunakan jika penanya ingin mengetahui nama orang ketiga, bukan
untuk menanyakan nama orang yang diajak berbicara. Jadi, perbaikan yang benar
untuk bentuk di atas adalah sebagai berikut:
a.
Siapa namamu?
b.
Siapa nama Adik?
c.
Siapa nama Saudara?
d.
Namamu siapa,
Nak?

No comments:
Post a Comment